Layanan Bimbingan Konseling Islam dengan Terapi Puasa Senin Kamis dalam Meningkatkan Kesadaran Sholat Lima Waktu Remaja

Nanda Pramusinta

Abstract


Layanan Bimbingan Konseling Islam adalah suatu usaha dalam memberikan bantuan terhadap dirinya yang mengalami kesulitan rohaniah baik mental dan spiritual. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Bimbingan Konseling Islam dengan Terapi Puasa dalam Meningkatkan Kesadaran Sholat Lima Waktu Remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, dengan membandingkan perspektif teori yang meliputi 5 langkah yaitu : identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, treatment/ terapi, evaluasi dan follow up. Dalam proses konseling konselor memberikan 3 tahap treatmen/terapi yaitu terapi puasa sebagai pemantauan diri, pemberian tugas dengan mengisi angket perilaku shalat harian, dan pemahaman shalat lima waktu dengan cara menjelaskan tentang tujuan shalat agar mendapat kesadaran tentang kewajiban melaksanakan shalat lima waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses Bimbingan Konseling Islam dengan terapi puasa adanya perubahan kesadaran shalat lima waktu konseli. konseli melaksanakan shalat 5 waktu dan konseli menuruti saat ibunya meminta bantuan atau menyuruhnya.

Keywords


BK islam; puasa; shalat; remaja

Full Text:

PDF

References


Assegaf, S. (2019). Bimbingan Keagamaan dalam Pembinaan Moral Remaja pada Majlis Taklim Riyadhul Musthofa Kampung Sawah Bandar Lampung. (Unpublished master’s thesis) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, Lampung, Indonesia.

Corey, G. (2010). Teori dan Praktik Konseling dan Psikoterapi. Terjemahan E. Koswara. Bandung: Refika Aditama

Hawa, S. (2018). Metode Bimbingan Islam dalam Pembinaan Kesadaran Beragama Lansia. (Unpublished master’s thesis) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia.

Hidayati, K.B. & Farid, M. (2016). Konsep Diri, Adversity Quotient dan Penyesuaian Diri pada Remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 5(2), 137-144. https://doi.org/10.30996/persona.v5i02.730

Jannah, M., Yacob, F., Julianto, (2017). Rentang Kehidupan Manusia (Life Span Development) dalam Islam. International Journal of Child and Gender Studies, 3(1), 97-114. http://dx.doi.org/10.22373/equality.v3i1.1952

Padli, R, (2018). Peran Bimbingan Orang tua dalam Meningkatkan Kesadadan Beragama Remaja di Desa Tulak Tallu Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. (Unpublished master’s thesis) IAIN Palopo, Sulawesi, Indonesia

Rubino. (2018). Studi Korelasi tentang Pemahaman Pentingnya Ibadah Shalat dan Pengamalannya. Jurnal Pendidikan Madrasah, 3(1), 199-206

Saifullah. (2017). Konsep Pembentukan Siddiq dan Amanah pada Anak melalui Pembiasaan Puasa Sunnah. Jurnal Mudarrisuna, 7(1), 11-102.

Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutoyo, A. (2013). Bimbingan dan Konseling Islami (teori dan praktek). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ulya, F. (2011). Implikasi Shalat dalam Membentuk Kepribadian Perempuan. Jurnal Musawa. 10(1), 135-156. https://doi.org/10.14421/musawa.2011.101.135-156




DOI: https://doi.org/10.18326/pamomong.v2i1.38-49

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Nanda Pramusinta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Lisensi Creative Commons

Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License